My Perfect Bad Girl - Part 2 - Marks on Contours
Author/Credit to :
minchanyoung
Link :
http://www.asianfanfics.com/story/view/441660/2/my-perfect-bad-girl-fluff-romance-smut-taeny-taeyeon-tiffany
Featured :
Rated M
Transalator : 3y3k
Spesial Thanks You to
minchanyoung udah ngasi ijin buat translate fanfictnya.
minchanyoung Jjang...!
..................................................................................................................
Warning...! This Fanfict Not For Human under 18 years
Tiffany tahu bahwa Taeyeon pribadi yang tidak benar-benar banyak bicara. Taeyeon hanya akan mengatakan satu atau dua kata setiap kali dia diminta. Jika tidak, Taeyeon menutup mulutnya dan hanya menatap keluar melalui jendela kaca mobil sampai mereka tiba di apartemen Tiffany.
"Maaf untuk kekacauan ini " Kata Tiffany saat mereka memasuki apartemennya. Dia langsung mengambil beberapa pakaian bertebaran di lantai.
"Tidak apa-apa. Maaf telah menerobos masuk kemari." Jawab Taeyeon dengan nada sedih sambil berdiri canggung di depan pintu.
Tiffany melemparkan pakaian ke sofa sebelum menghampiri Taeyeon. "Hei, bukan begitu. Aku mengundang mu, ingat?" Dia tersenyum. Taeyeon hanya menghela napas dalam-dalam.
Tiffany menarik Taeyeon ke meja makan kecil di samping dapurnya.
Setelah itu dia menyuruh Taeyeon untuk duduk, kemudian dia mulai menggeledah lemari es dan lemari makan.
"Aku akan memasak untuk mu, tapi sebelum beritahu, aku bukan koki terbaik. Aku minta maaf jika rasanya nanti tidak sesuai dengan selera mu. Jelas Tiffany
"Tidak apa-apa." Jawab Taeyon, Dia mendengar Taeyeon tertawa.
Sementara sambil mengambil bahan makanan, ia mendengar suara gemerisik kertas.
"Kau seorang model?!" seru Taeyeon.
Tiffany menghentikan aktivitasnya dan mendekati Taeyeon. Dia melihat kertas yang di pegang taeyon.
"Tidak. Aku hanya mengelola mereka."
"Ohhh .. Jadi manajer?"
".. Bukan manager seperti biasanya, My Dady bagian dari sebuah perusahaan periklanan di Amerika. Dia bertanggung jawab untuk model Korea jadi aku membantunya untuk mengelola mereka di sini. Mulai dari jadwal mereka dan semuanya"
Taeyeon meletakkan kertas-kertas di atas meja sebelum mengamatinya. "Kau lebih baik dari mereka."
"Aku?" Tiffany menunjuk dirinya sendiri. " model?"
"Yap. Kau cantik." Seringai Taeyeon.
Tiffany tidak membalas ucapan Taeyon. Dia menunduk untuk menyembunyikan pipinya memerah. "Aku merasa kurang tinggi dan aku tidak kurus"
"Aku menggambar."
Tiffany menoleh ke taeyon. "Apa?"
"Itulah yang aku lakukan."
"Kamu menggambar?"
Taeyeon mengangguk. "Hal, pemandangan, orang-orang."
"Wow! Itu keren Taeyeon-ah!" Tiffany tidak melihat dirinya menyeringai dan bertepuk tangan. Dia sangat gembira, karena Itu hal pertama yang Taeyeon katakan tentang dirinya sendiri tanpa diminta.
Dia melihat Taeyeon menelan ludah dan mendesah. "Seperti apa yang aku katakan sebelumnya, Aku rasa kamu lebih baik dari mereka"
Taeyeon berdiri dan melangkah maju kehadapan Tiffany.
"Lepaskan pakaian mu."
Mata Tiffany membulat kaget. "Apa?"
"aku telah melihat dan menyentuh nya. Aku hanya perlu pencahayaan yang lebih baik sekarang." Kata Taeyeon dengan suara tenang.
Tiffany sedikit malu dengan keterusterangan Taeyeon dan bingung tapi dia tetap melepas gaunnya.
Mata Taeyeon tampaknya menembus kulit pucat Tiffany. Dia menyilangkan lengannya dan mengusap kulitnya. Taeyeon-ah .." Kulitnya terasa terbakar di bawah tatapan mata Taeyeon.